keder IMM yang tidak pernah merah

April 28, 2008 at 7:19 am (-IMM-)

siapa aku, siapa kamu dan siapa dia, kenapa kita bertemu, kenapa kita percaya, dan kenapa kita bersama.. kesempatan ruang dan waktu pertemuan adalah takdir, tetapi sebuah esensi nilai pertemuan itu tidak pernah berakhir sampai sekarang pun. ataukah nilai nilai sesaat saja yang kita perhitungkan. memang hidup didunia adalah sesaat, dan wajar jika kita terkadang memperhitungkannya sejauh kesesaatan itu saja. tapi berhati-hatilah saudara jika kesesaatan itu bisa membuat kita masuk dalam jalur kesesatan. Cita-cita kesesaatan tidak pernah membuat kita merah. Aku bangga kenapa warna IMM adalah merah, karena warna kehidupan sungguh beragam, dan Islam tidak pernah luntur dengan warna apapun, merah, kuning, ijo, putih, hitam, biru, ungu, pink,dan warna-warna yang lain. Tapi janganlah bingung kawan, jangan linglung teman, dan jangan limbung saudaraku dengan warna-warna kehidupan, warna cumalah simbol karakteristik. dan kita tidak mempercayai kesesaatan tapi kitalah yang mencari Keabadian.

Merah adalah simbol keberanian, dan darah muda kita haruslah berwarna merah. Keberanian menyatakan yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah, keberanian bahwa kita adalah saudara, keberanian mengakui makna-makna persaudaraan. Keberanian untuk menjalani yang benar dan menjauhi yang salah. Keberanian untuk berkorban, keberanian untuk mengikhlaskan, keberanian untuk sabar, keberanian untuk berfastabiqul khoirot. Keberanian untuk sportif, keberanian untuk bersama. Dan yang terpenting adalah keberanian meyakini, dan mengimani bahwa Tuhan kita adalah ALLAH.

Keberanian bukanlah sebuah proses awalan, keberanian bukanlah sekedar permulaan. Keberanian bukanlah sebuah Cover dimuka. Keberanian seharusnya terus melapisi karakter prinsip kebenaran kita, keberanian adalah katakutan dan ketidak takutan. Keberanian bukanlah arogansi, keberanian bukanlah keangkuhan, keberanian bukanlah menyepelekan, keberanian bukanlah sekedar letupan, keberanian bukanlah keterpaksaan, keberanian bukanlah pengecut, keberanian tidaklah manja, keberanian lain dengan kemampuan, keberanian berbeda dengan sekedar kesanggupan, keberanian tidaklah mengeluh, keberanian tidaklah cengeng, dan keberanian tidaklah Bencong… keberanian untuk bunuh diri kelas…

Memang banyak aku coba mengartikulasikan makna dari keberanian. Tapi memang kita yang mengaku kader IMM tidak pernah berwarna merah tapi lebih sekedar berwarna Abangan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: