bis horor

March 29, 2008 at 8:24 am (lelucon ajeliwull)

Malam ini udara dingin sekali. Dua hari lagi hari raya Imlek akan tiba.
Vivin yang sedang berdiri di halte, mengusap-usap telapak tangannya untuk
mengusir dingin. Sayup-sayup terdengar suara burung hantu di kejauhan.
Vivin mengutuk bossnya dalam hati, karena memaksanya berangkat pada jam yang
sangat tidak menyenangkan ini. Vivin ditugaskan untuk mengantarkan sebuah

paket ke sebuah gudang tua di ujung kota. Perjalanan ke sana memerlukan
waktu sekitar setengah jam, dan satu-satunya jenis angkutan umum yang
tersedia adalah bis bertingkat yang sudah tua dan jalannya lambat.

Setelah menunggu lama, akhirnya bis itu muncul. Vivin pun naik. Hanya ada
beberapa penumpang saja yang terlihat. Vivin terus melangkah menuju tangga
karena dia memutuskan untuk duduk di tingkat atas saja. Tetapi langkahnya
dihentikan oleh seorang nenek keriput yang duduk di dekat tangga.

Nenek itu berkata,”Jangan naik ke atas, nak. Di atas berbahaya.”. Vivin
terkejut. Dia pernah mendengar kisah-kisah menyeramkan tentang bis
bertingkat seperti yang pernah diceritakan teman-temannya. Karena merasa
ngeri, Vivin pun mengurungkan niatnya untuk naik ke atas. Setelah memilih
sebuah bangku yang agak jauh, Vivin duduk sambil membayangkan hal-hal yang
mengerikan yang mungkin terjadi.

Perjalanan 30 menit yang menegangkan itu pun akhirnya dapat dilalui. Vivin
telah sampai di tempat tujuannya, ketika bis bertingkat itu berhenti di
sebuah halte. Vivin turun sambil menarik nafas lega, sementara bis itu
kembali melanjutkan perjalanannya.

Keesokan malamnya, satu malam sebelum malam Imlek, Vivin kembali ditugaskan
bossnya untuk mengantarkan sebuah paket lagi ke gudang yang sama. Vivin pun
kembali berangkat menuju halte. Bis yang sama dengan bis yang kemarin
muncul lagi, Vivin naik. Penumpang bis yang terlihat hanya beberapa orang saja.
Vivin lalu berjalan menuju tangga. Tetapi di sana Vivin kembali dihentikan
oleh seorang nenek keriput yang duduk di dekat tangga. Nenek yang sama
dengan yang kemarin.

Nenek itu berkata,”Jangan naik ke atas, nak. Di atas berbahaya.”. Vivin
teringat dengan pengalamannya kemarin. Ia merasa takut dan memilih untuk
duduk di sebuah bangku yang agak jauh dari tangga. Setelah 30 menit, bis
bertingkat itu akhirnya berhenti di halte tempat tujuan Vivin. Vivin turun
dengan perasaan lega.

Dan bis itu pun melanjutkan perjalanan kembali.

Keesokan harinya, tepat pada malam Imlek, Vivin kembali diberi tugas oleh
bossnya untuk mengantarkan sebuah paket lagi ke gudang yang sama dengan
sebelumnya. Vivin menunggu bis di halte sambil melihat ke sekelillingnya.
Suasana kota terlihat meriah. Lampion dan hiasan berwarna warni menghiasi
sudut-sudut jalan. Ketika bis bertingkat yang ditunggunya datang, Vivin
naik. Bis itu adalah bis yang sama dengan yang kemarin. Vivin melihat ke
arah bangku di dekat tangga, dan benar saja, nenek yang sama dengan yang
kemarin terlihat duduk di situ. Vivin lalu mendekati nenek keriput itu.
Sebelum nenek itu berkata apa-apa, Vivin mendahuluinya, “Nek, apapun yang
akan Nenek katakan, saya tetap akan naik dan duduk di atas. Malam ini
adalah malam Imlek dan suasana kota begitu meriahnya, saya tidak takut akan
sesuatupun.”.

Tanpa menunggu jawaban apa-apa dari nenek tua itu, Vivin lalu naik ke atas.

Tidak ada penumpang satu orang pun di atas. Vivin memilih untuk duduk di
dekat jendela, dan menunggu dengan perasaan tegang. Tetapi hingga 30 menit
berlalu, tidak terjadi apa-apa.

Akhirnya Vivin sampai di tempat tujuan, dan bis itu berhenti di sebuah
halte. Vivin turun dari tingkat atas dan mencari si nenek keriput di dekat
tangga. Setelah bertemu, lalu Vivin bertanya, “Nek, kenapa sih, Nenek
melarang penumpang untuk naik ke atas? Saya sudah mencoba sendiri, ternyata
di atas tidak ada apa-apa yang membahayakan. Sebenarnya ada apa sih, nek?”.

Sambil menunjukkan jarinya ke atas, nenek keriput itu menjawab,

“Di atas berbahaya, nak. Tidak ada supirnya.”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: